Foto : BPSDM PROVINSI PAPUA

BPSDM Provinsi papua bekerja sama dengan Provinsi Papua Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Tahun 2026

Papua Tengah Nabire 09 Maret 2026

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Regional Papua sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia aparatur di wilayah Papua. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menghadirkan perwakilan pemerintah daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di wilayah Papua, serta para pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pengembangan kompetensi ASN.

Rapat koordinasi tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Dr. Muhammad Taufiq, DEA, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi ASN sebagai kunci utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Beliau menyampaikan bahwa ASN di wilayah Papua memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Provinsi Papua Tengah dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K), M.Kes. sebagai tuan rumah menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kapasitas ASN melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kompetensi yang terencana dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan koordinasi bagi seluruh lembaga pengembangan sumber daya manusia di wilayah Papua untuk menyelaraskan kebijakan, program, serta strategi pengembangan kompetensi aparatur.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota di wilayah Papua dalam meningkatkan kualitas ASN. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan aparatur yang memiliki kompetensi unggul, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan dan pelayanan publik di Tanah Papua.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi, diskusi strategis, serta pertukaran pengalaman antar lembaga pengembangan kompetensi ASN di wilayah Papua, sehingga menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dalam memperkuat sistem pengembangan kompetensi ASN di masa mendatang.


Share :