Menatap Masa Depan Pelayanan Publik: Bupati Intan Jaya Resmi Buka Latsar CPNS dan Orientasi PPPK di Nabire
NABIRE – Langkah besar untuk membenahi dan memperkuat roda pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya resmi dimulai. Pada hari ini, Selasa, 19 Mei 2026, Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, S.Kom., S.H., M.M., secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III serta Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024.
Agenda krusial yang dipusatkan di Nabire, Ibu Kota Provinsi Papua Tengah ini, menjadi momentum krusial bagi transformasi birokrasi di daerah yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan sosial yang cukup tinggi.
Mengingat pentingnya standarisasi kompetensi, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua selaku lembaga pembina diklat yang berpengalaman. Kehadiran Plt. Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Korey, S.Sos., M.Si., dalam upacara pembukaan menegaskan komitmen bersama untuk melahirkan aparatur yang tidak hanya cerdas secara administratif, tetapi juga tangguh di lapangan.
Dalam arahannya, Bupati Aner Maisini memberikan penekanan emosional yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa menjadi ASN di Intan Jaya menuntut kesiapan mental yang berbeda dibandingkan daerah lain.
"Kalian bukan sekadar pekerja kantoran yang mencari nafkah. Kalian adalah agen perubahan, perekat bangsa, dan perpanjangan tangan negara di tengah masyarakat Intan Jaya. Pelatihan ini adalah tempat menggembleng mental, kedisiplinan, dan integritas agar kalian tidak rapuh saat ditempatkan di medan tugas yang sesungguhnya," tegas Bupati Aner Maisini.
Melalui metode pelatihan terstruktur berbasis nilai dasar ASN BerAKHLAK, para peserta digembleng untuk mengikis stigma birokrasi yang lambat. Mereka dipersiapkan untuk menjadi pelayan masyarakat yang adaptif, inovatif, dan mampu mengoptimalkan teknologi meskipun berada di wilayah pedalaman.